Yakinlah..

Subhanalloh.. Satu lagi kebahagiaan yang kudapatkan dari pernikahanku… Yakinlah bahwa Alloh tidak memberikan apa yang kita minta dalam hidup ini. Tetapi sesungguhnya Alloh akan memberi  kita sesuatu yang lebih baik dari yang kita minta.. Semangat ya saudaraku.. !!

Kekuatan Air Mata

crying
Senin, 06 April 2009 00:12

Oleh: M. Arif As Salman

Ia hadir hampir dalam setiap denyut nadi gerakan dan aktivitas mahasiswa. Penampilannya sederhana. Sikapnya santun. Mudah tersenyum. Suka menyapa, perhatian, dan ringan tangan.

Saya baru mengenalnya ketika mengikuti sebuah acara seminar. Ia tampil sebagai pemateri. Air mukanya yang jernih dan tenang telah mampu menarik perhatian setiap pendengar. Untaian kata-katanya yang lembut, jelas dan tepat semakin menjadi daya tarik tersendiri bagi semua orang. Kata-katanya penuh ilmu dan hikmah. Bahkan candanya sekalipun tak kosong dari ilmu dan hikmah. Sehingga kesempatan bisa duduk dan ngobrol dengannya menjadi kesenangan tersendiri bagi saya.

Sangat gemar membaca, tak jarang setelah seharian kuliah ia sering ditemukan asyik menikmati buku-buku di Perpustakaan Mahasiswa Indonesia Kairo (PMIK). Full aktivitas, kegiatannya hampir tak terputus dan tanpa henti. Kendati demikian ia tidak pernah kehilangan kesempatan shalat berjamaah di mesjid, takbir pertama bersama imam. Walau sibuk, ia tak lupa menyempatkan diri bermesraan dengan mushâf saku yang selalu ia bawa. Ia selalu tampak kuat, bersemangat dan bisa menyelesaikan setiap pekerjaan dengan baik. Kebaikan yang ada pada dirinya mendorong saya untuk ingin lebih dekat mengenalnya. Saya ingin mengetahui apa yang menjadi rahasia kekuatan semangat, ketenangan dan kejernihan hati dan Read more »

Sabar dan Ikhlas

aac4.jpg

Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai pemimpinmu, Sesunguhnya Allah beserta orang – orangyang sabar

(QS. Al Baqarah : 153)

Sabar & Ikhlas

Pelajaran terpenting dalam film dan novel fenomenal Ayat-Ayat Cinta. “Allah sedang berbicara kepadamu tentang Sabar dan Ikhlas“, begitu terasa sejuk menusuk ketika diucapkan Profesor Abdul Rauf demi melihat Fahry yang sangat terpukul akibat musibah dan derita yang semakin kencang melandanya. Mengingatkan bahwa hidup bukan hanya materi, prestise dan harga diri. Peringatan itu akan segera datang kepada siapa saja yang merasa sombong, bahkan ketika kesombongan hanya berada di dalam hati saja, sebelum ia sempat menunjukkannya dengan aura tubuh.

Ya Allah, jika memang kehidupan di penjara lebih berarti daripada dunia luar, maka aku lebih memilih tinggal di penjara tapi dekat dengan-Mu daripada aku hidup bersama manusia pendusta“.
Kutipan do’a Nabi Yusuf ketika menghadapi dusta dan fitnah akibat ketampanannya.

Sabar dan Ikhlas
Tidak hanya diucapkan di dunia film dan tulisan saja. Tidak juga hanya sebuah penggalan peristiwa sejarah. Tetapi Sabar dan Ikhlas, harus menjadi landasan utama penciptaan jati diri. Hayati, renungkan dan pelajari makna besar di balik kedua kata tersebut, dan percayalah hidup akan terasa lebih berarti dan menyenangkan, bagi diri maupun lingkungan. Ikhlas dalam hal apa saja, materi, fisik, harta, hati dan cinta. Masing-masing telah ditentukan porsi terbaiknya. Dia selalu memberikan yang terbaik kepada manusia yang tak pernah lelah berusaha dan berdo’a. I believe it..very very much…

Takdir Penentu.. liriknya itu lho T_T

mirwana

Dikau …membuat hidupku ceria
Dengan senyummu ku memuja kebesaran
Tuhan Yang Maha Esa

Bahagia..ku rasa ketika bersamamu
Tiada apa yang dapat digambarkan
Membawa sinar baru

Janjimu kepadaku
Senantiasa di sisiku selalu
Menempuhi segalanya
Namun kini, kau tiada lagi
Mungkin kita kan bertemu
Takdir penentu

Namun…kan ku teruskan hidup ini
Kan ku buktikan segala cita dan janji
Suatu hari nanti

Sukar untuk kutemui lagi
Insan mulia yang sejati
Suka dan duka bersama kita lalui

Namunku kan terus
Cita kita janji kita
Walau kau tiada di sisiku lagi
Menempuhi segalanya
Kan ku teruskan jua
Mungkin kita kan bertemu takdir penentu

(Mirwana – Takdir Penentu)